Cara Mudah Menyablon dengan Benar

Cara menyablon

Cara sablon kaos kini telah mengalami pengembangan dengan semakin banyaknya bermunculan pelaku bisnis sablon, dan juga mesin-mesin yang dipergunakannya. Sehingga menitik beratkan pada kualitas pastilah menjadi hal penting, yang akan dilakukan oleh para pelaku bisnis konveksi. Konveksi Semarang sebagai salah satu kota besar, dengan jumlah pelaku bisnis konveksi yang terbesar di jawa tengah, pastilah akan memiliki persaingan yang sangat tinggi.

Dari persaingan ini lah yang akan menjadikan peningkatan dari kualitas barang, menjadi hal paling vital untuk ditempuh. Sekarang ini persepsi tentang konveksi berada pada kualitas, hal ini memang benar adanya karena dengan kualitas maka akan memaksimalkan tampilan dan bahan yang dipergunakan. Namun harga yang dibutuhkan pun seharusnya menjadi hal penting yang harus dipikirkan pula.

Bagaimana Cara Menyablon Kaos yang Benar?

1. Tahap pra cetak

Cara sablon kaos sebelum proses pencetakan, yaitu lebih kepada menentukan desain dan mempersiapkan seperti halnya kain yang digunakan, motif dari desain, warna dan jenis sablon itu sendiri. hal ini menjadi penting karena, setelah proses sablon ini berlangsung maka tidak bisa lagi diulang. Sehingga proses ini haruslah dilakukan dengan sangat teliti.

Proses pra cetak ini wajib dilakukan oleh para pelaku bisnis konveksi, untuk kembali mengkonfirmasi kepada konsumen agar ketika barang sudah jadi, tidak menimbulkan permasalahan terkait pesanan. Apabila tidak terjalinnya komunikasi yang baik, dikhawatirkan akan membuat salah satu pihak akan dirugikan. Dan akan sangat disayangkan ketika konsumen yang merasa dikecewakan atas hasil barang.

2. Tahap cetak

Setelah melalui proses desain yang disesuaikan dengan keinginan konsumen, maka selanjutnya ialah proses pencetakan atau penyablonan. Dalam penyablonan memang tidak dapat dilakukan secara asal-asalan, karena akan memengaruhi hasil. Teknik sapuan rakel menjadi kunci kesuksesan dalam menyablon.

Teknik ini mengedepankan tentang pengetahuan akan tinta yang digunakan. Karena memahami tinta yang digunakan terhadap bahan kain yang akan disablon, akan menentukan keberhasilan proses penyablonan.

Proses pencetakan ini sangatlah mudah dalam melakukan sapuan tinta yang direkatkan ke kain. Tetapi yang sering menjadi permasalahan yaitu pada proses pelekatan tinta yang tidak bisa maksimal.

Hal ini bisa terjadi dikarenakan tinta yang mudah mengering pada salah satu kain. Sehingga dikatakan tadi akan lebih amannya mengetahui karakteristik dari tinta itu sendiri. sehingga setelah mengetahui hal tersebut, pastilah akan mampu memperkirakan akan kebutuhan dari tinta.

3. Tahap paska cetak

Setelah melalui tahap pencetakan ataupun penyablonan maka tahap selanjutnya ialah pengeringan. Tahap ini menjadi tahap paling penting karena hasil dari sebuah sablon tadi akan terlihat berkualitas baik ataupun pecah-pecah.

Kenapa pecah-pecah? hal ini bisa disebabkan karena tinta yang dilekatkan ke kain tidak bisa maksimal. Sehingga hanya menumpuk pada permukaan kain saja. Maka dari itu, memahami proses pencetakan dan mengetahui karakteristik tinta sangatlah penting. Dan salah satu solusinya bisa dengan bertanya kepada para pakar sablon atau pelaku bisnis sablon lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *